Buket Bunga

Septiyarani Hidayah, satu di antara santri putri Ponpes Inayatullah ini menyukai hal-hal yang berhubungan dengan kreasi tangan. Saat masih SMP, ia pernah membuat boneka dari flanel dan mendapatkan apresiasi dari guru mata pelajaran seni. Berlanjut saat SMA, ia membuat usaha jilbab dengan hiasan payet-payet. Sekarang, saat menjadi santri dan mahasiswa, kegemaran itu pun tak hilang begitu saja. Karyanya, kreasi bunga flanel, berawal dari permintaan sahabatnya ingin dibuatkan bunga dari flanel ketika akan wisuda. Selanjutnya, ia diminta membuat buket untuk prewedding saudaranya. Sehingga muncul ide-ide untuk terus mengupdate bentuk bunga, cara pembuatan (teknik), cara memperindah tampilan, dan sebagainya. Dari awal membuat sampai sekarang, bentuknya pun berbeda-beda sampai akhirnya menetap menjadi satu bentuk menyerupai mawar. Biasanya, pesanan yang ia peroleh untuk acara pendadaran, wisuda, prewedding, dan anniversary. Seiring berkembangnya ide, ia pun merambah buket snek yang komposisinya dari berbagai macam makanan ringan ataupun camilan sesuai dengan pemesanan. (SP & ID)