Alamat
Jl Monjali Nandan Sariharjo Ngaglik Sleman DIY
No Whatsapp
0895-4175-55775

Sleman, Yogyakarta – Bulan Rabi‘ul Awwal kembali datang membawa keberkahan dan kebahagiaan. Pondok Pesantren Inayatullah Monjali Sleman Yogyakarta menyambutnya dengan penuh cinta melalui rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar selama 12 hari penuh, sejak tanggal 1 hingga puncaknya pada 12 Rabi‘ul Awwal 1447H.
Acara ini menjadi momentum yang tidak hanya melibatkan para santri, tapi juga jamaah Masjid An-Namiroh dan masyarakat sekitar. Setiap hari, terlihat wajah-wajah penuh semangat dari para santri yang bahu membahu mempersiapkan segala kebutuhan acara. Mereka berbondong-bondong khidmah, memaknai hari kelahiran Rasulullah SAW sebagai ladang amal sekaligus wujud mahabbah kepada junjungan alam.
Tak kalah semarak, ibu-ibu jamaah pun ikut berlomba-lomba dalam kebaikan. Aneka hidangan, sedekah makanan, dan berbagai bentuk dukungan mereka hadirkan dengan ikhlas, meneguhkan makna firman Allah:
فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.” (QS. Al-Baqarah: 148)
Kebersamaan antara santri dan jamaah inilah yang menjadikan peringatan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Inayatullah begitu hangat dan penuh makna.
Malam Puncak: Pohon Uang dan Hadiah Bungah
Pada malam puncak tanggal 12 Rabi‘ul Awwal, acara semakin meriah dengan hadirnya pohon uang yang dipersembahkan khusus untuk santri TPA Inayatullah. Pohon ini bukan sekadar simbol, melainkan cara kreatif menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dari pohon tersebut, anak-anak mendapat jajanan dan uang yang dikemas dengan indah, menambah keceriaan di malam penuh keberkahan.Tidak hanya santri TPA, ibu-ibu jamaah juga mendapatkan perhatian khusus. Hadiah-hadiah kecil disediakan langsung oleh Ibu Nyai Nailyl ‘Izza, garwo dari Abah Yai Chamdani Yusuf selaku pengasuh Pondok Pesantren Inayatullah. Menurut beliau, hadiah tersebut diberikan dengan niat sederhana: menghadirkan rasa bungah bagi jamaah yang rawuh dalam peringatan Maulid Nabi.
Nuansa Maulid di Tengah Santri
Peringatan Maulid Nabi di Pondok Inayatullah bukan sekadar acara tahunan, melainkan juga wujud nyata dari maqolah ulama salaf yang sering diingatkan para kiai:
مَنْ أَحَبَّ شَيْئًا أَكْثَرَ مِنْ ذِكْرِهِ
“Barang siapa mencintai sesuatu, maka ia akan banyak menyebutnya.”
Maka dengan bershalawat, berdzikir, dan berkumpul dalam peringatan ini, para santri meneguhkan cintanya kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Penutup
Rangkaian 12 hari Maulid Nabi di Pondok Pesantren Inayatullah menjadi bukti nyata bahwa kecintaan kepada Nabi tidak pernah lekang dimakan zaman. Semangat khidmah para santri, dukungan ikhlas jamaah, serta perhatian dari para masyayikh dan ibu nyai menjadi satu kesatuan yang indah.
Semoga peringatan ini menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan berkah bagi Pondok Pesantren Inayatullah dan seluruh jamaahnya.
Kontak Kami Sekarang

