Alamat
Jl Monjali Nandan Sariharjo Ngaglik Sleman DIY
No Whatsapp
0895-4175-55775
Alamat
Jl Monjali Nandan Sariharjo Ngaglik Sleman DIY
No Whatsapp
0895-4175-55775


Malam Tirakatan
Menjelang pelaksanaan peringatan HUT ke-80 RI esok hari, Pondok Pesantren Inayatullah menggelar malam tirakatan dan sholawatan bersama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri yang bertempat di aula pondok pesantren setelah jama’ah sholat isya’. Tujuan diselenggarakannya malam tirakatan yaitu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas karunia-Nya berupa negara yang merdeka dari penjajahan. Malam tirakatan ini sekaligus bentuk penghormatan atas jasa-jasa para pendiri bangsa.
Rangkaian acara malam tirakatan dimulai dengan pembacaan tawassul kepada para syuhada’ yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Setelah itu dilakukan muqoddaman Al-Qur’an 30 juz oleh seluruh santri. Acara berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa khatmil Al Qur’an. Kegiatan malam tirakatan ditutup dengan pembacaan sholawat barzanji yang berpadu dengan iringan hadrah.
Malam tirakatan menjadi cerminan bahwa sikap nasionalis harus diiringi dengan kesadaran religi. Sebab cinta tanah air tanpa disertai keimanan akan kehilangan arah, sedangkan penghayatan agama tanpa cinta tanah air akan terasa hampa. Keduanya adalah dua sisi yang saling melengkapi yang jika dipadukan akan membentuk karakter bangsa yang berakhlak mulia dan siap menjaga persatuan Indonesia.
Upacara Bendera
Momen 17 Agustus selalu menyimpan euphoria tersendiri untuk dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia. Pada Minggu 17 Agustus 2025, Pondok Pesantren Inayatullah menyelenggarakan upacara Peringatan ulang tahun ke-80 Republik Indonesia. Berbalut busana putih dan sarung, para santri berbaris rapi di depan halaman pondok. Suasana pagi yang hening semakin menambah khidmat pelaksanaan upacara.
Kyai Chamdani Yusuf selaku pengasuh Pondok Pesantren Inayatullah bertindak sebagai Inspektur upacara. Dalam pidatonya beliau menyampaikan bahwa salah satu anugerah Allah SWT. yang harus disyukuri yaitu anugerah kemerdekaan. Sebagai seorang yang beriman, kita dapat memaknai anugerah kemerdekaan dengan meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Beliau juga memberikan nasihat kepada para santri agar senantiasa konsisten berjalan di rel yang diridhoi Allah SWT.
Sebelum pelaksanaan upacara selesai, Kyai Chamdani Yusuf mengajak peserta upacara untuk membaca tahlil dan doa bersama. Pembacan tahlil ditujukan kepada para pahlawan yang telah syahid di medan pertempuran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Upacara selesai dan diakhiri dengan sarapan bersama di aula pondok.
Kegigihan para pendahulu bangsa untuk merebut kemerdekaan dari jerat kolonialisme menjadi pengingat bahwa manisnya hidup saat ini adalah hasil jerih payah para pendiri bangsa. Maka sudah sepantasnya jika di antara doa-doa yang kita langitkan, terselip pula doa-doa untuk para pahlawan dan bangsa Indonesia.
رَبِّ اجْعَلْ هَـذَا الْبَلَدَ آمِناً
“Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa.” (QS. Al-Baqarah: 126)


